SURABAYA I SURYA Online - Jaringan Pemantau Pelanggaran Hak Asasi Manusia (JPP-HAM) terhadap pengguna Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif) di 4 kota yaitu DKI Jakarta, Jawa tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur mengungkapkan adanya 139 kekerasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan polisi dan penegak hukum lainnya, kejaksaan, pengadilan dan lembaga pemasyarakatan. Pelanggaran tersebut tercatat dalam kurun waktu 2007 hingga 2011.

Koordinator East Java Action (EJA) Jatim Rudhy Wedhasmara menyebutkan beberapa pelanggaran HAM itu diantaranya, polisi yang menangkap tersangka tanpa barang bukti sering mengintimidasi pengguna Napza di luar kantor kepolisian. “Biasanya korban Napza dibawa keliling kota dulu sekitar tiga sampai lima jam, tujuannya mengitimidasi agar korban Napza mengaku. Jika sudah mengaku baru dibawa ke kantor polisi,” ungkap Rudhy di Surabaya, Jumat (9/12/2011).

Contoh lain pelanggaran oleh aparat pengadilan, saat korban Napza menderita sakit di tahanan. Aparat di rumah tahanan membiarkan korban yang sakit, padahal ia berstatus tahanan pengadilan. “Kalau gak sampai terkapar, korban Napza dibiarkan begitu saja meski sudah mengeluh sakit,” imbuh Rudhy

Atas perlakuan yang dialami korban Napza dan menyambut hari Hak Asasi Manusia 10 Desember 2011, maka jaringan pemantau pelanggaran HAM empat kota menuntut agar pemerintah harus memastikan bahwa perlakuan dan hukuman yang kejam, tidak manusiawi dan merendahkan, termasuk yang ditujukan kepada para pengguna napza, harus dilarang secara eksplisit di dalam aturan dan kebijakan serta praktik-praktik penegakan hukum.

“ Penyiksaan harus didefinisikan dan dikriminalisasi sebagai tanda konkrit komitmen Indonesia untuk menerapkan konvensi internasional tentang Anti Penyiksaan,” desak JPP-HAM.

Selain itu, JPP-HAM mendesak perubahan kebijakan aparat kepolisian agar menempatkan pengguna Napza sebagai korban. “Apabila harus melalui proses hukum maka rehabilitasi hendaknya menjadi pilihan dan bukannya pemenjaraan,” tegas Rudhy

(Sumber:http://www.surya.co.id/2011/12/09/pengguna-napza-sering-diintimidasai-aparat)

1 comments:

nomad-thekorbans mengatakan...


numpang share link ini ke fanpage (BNK) badan narkotika kota palembang

www.facebook.com/bnkpalembang
admin by. nomad-thekorbans-

Poskan Komentar